Minggu, 22 Mei 2011

Singkirkan Prasangka

Ketika Qt memandang suatu persoalan,tanggalkan prasangka2. karena Prasangka bagaikan sepatu yang nyaman dipakai namun tak dapat digunakan untuk berjalan. Ia memberikan jawaban sebelum Qt mengetahui pertanyaannya. Dan, seburuk2nya jawaban adalah bila Qt tak memahami masalahnya.

Biarkan fakta yang ada dihadapan Qt terima apa adanya, jangan biarkan Prasangka menyeret Qt  ke ujung jalan yg lain. Mungkin Qt merasa nyaman dengan Prasangka Qt, namun sebenarnya ia berbahaya di waktu yang panjang. Bila Qt telah mampu melepaskan Prasangka, Qt akan menemukan pandangan yg jernih, keberanian untuk mengatasi masalah dan jalan yang lebih lebar.

Bila Qt mengenakan kacamata, maka yg akan melihat tetaplah mata Qt, bukan kacamata Qt. Dan keadaan yg sebenarnya terjadi adalah apa yg ada dibalik kacamata, bukan yg terpantul pada cermin kacamata. demikian pula halnya dengan diri Qt, yg sesungguhnya melihat adalah hati Qt melalui mata Qt.

Prasangka itu adalah debu2 pikiran yang mengaburkan pandangan hati sehingga Qt tak mampu melihat dengan baik. Usaplah prasangka sebagaimana Qt menyingkirkan debu dari kacamata yg Qt pakai sehingga Qt dapat melihat dengan jelas dan jernih.

0 komentar: